Showing posts with label Peta Konsep. Show all posts
Showing posts with label Peta Konsep. Show all posts

Thursday, 7 September 2017

Peta Konsep Permainan Rounders dan Softball

Peta Konsep Permainan Rounders dan Softball Permainan rounders telah dimainkan di Inggris sejak zaman Tudor, dengan referensi awal yang pada 1744 di Sebuah Buku Pocket-Pretty Little mana ia disebut “dasar-bola” oleh. John Newbery Pada 1828, William Clarke di London menerbitkan edisi kedua dari Buku Pemilik The Boy, yang mencakup aturan kasti dan yang berisi deskripsi dicetak pertama dalam bahasa Inggris dari pemukul dan bola basis-menjalankan permainan yang dimainkan di berlian. Tahun berikutnya, buku itu diterbitkan di Boston, Massachusetts. 

Aturan nasional diresmikan pertama disusun oleh Asosiasi Atletik Gaelic (GAA) di Irlandia pada 1884. Permainan ini masih diatur oleh GAA di Irlandia. Di Inggris itu diatur oleh National Rounders Association (NRA), yang dibentuk pada 1943. Sementara dua asosiasi berbeda, mereka berbagi elemen semacam itu dari gameplay dan budaya. Kompetisi diadakan antara tim dari kedua tradisi, dengan permainan bergantian antara kode dan satu versi yang dimainkan di pagi hari dan yang lainnya di sore hari. Setelah aturan kasti yang diformalkan di Irlandia, asosiasi didirikan di Liverpool dan Skotlandia pada 1889. Kedua ‘New York permainan’ dan sekarang sudah tidak berfungsi versi ‘Massachusetts permainan bisbol, serta softball, berbagi akar sejarah yang sama seperti kasti dan memiliki kemiripan dengan versi GAA dari permainan. Rounders terkait dengan bisbol Inggris, yang masih bermain di Liverpool, Cardiff dan Newport. Meskipun kasti dianggap lebih tua dari bisbol, referensi sastra untuk bentuk awal ‘basis-bola’ di Inggris pra-date penggunaan kasti panjang. Permainan ini sekarang dimainkan hingga tingkat internasional.

Sofbol atau softball adalah olahraga bola beregu yang terdiri dari 2 tim. Permainan softball lahir di Amerika Serikat, diciptakan oleh George Hancock di kota Chicago padatahun 1887. Softball merupakan perkembangan dari olahraga sejenis yaitu bisbol(baseball) atau hardball. Bola Softball saat ini berdiameter 28-30,5 sentimeter, bola tersebut dilempar oleh seorang pelempar bola (pitcher) dan menjadi sasaran pemainlawan yang memukul (batter) dengan menggunakan tongkat pemukul (bat). Terdapatsebuah regu yang berjaga (defense) dan tim yang memukul (offense). Tiap tim berlomba mengumpulkan angka (run) dengan cara memutari tiga seri marka (base) pelari (runner) hingga menyentuh base akhir yaitu home plate.


Peta Konsep Permainan Rounders dan Softball

Peta Konsep Permainan Rounders dan Softball
Peta Konsep Permainan Rounders dan Softball
Semoga tulisan mengenai Peta Konsep Permainan Rounders dan Softball ini bisa bermanfaat yah.

Tuesday, 9 May 2017

Peta Konsep Ketenagakerjaan

Peta Konsep Ketenagakerjaan - Dengan peta konsep ketenagakerjaan ini bisa membantu kita untuk memahami bagaimana sebenarnya tenaga kerja itu dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Tentunya Anda sering melihat baik di media massa, baik elektronik maupun cetak berita ketenagakerjaan. Di Indonesia, banyak angkatan kerja yang tidak bekerja disebabkan keahlian yang mereka miliki jauh dari apa yang diharapkan oleh setiap instansi perusahaan. Selain itu, lapangan pekerjaan pun semakin terbatas sebagai akibat adanya efisiensi di lingkungan perusahaan. Hal tersebut mengakibatkan para pencari kerja yang ada di Indonesia banyak yang memutuskan untuk menjadi

Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Bagaimana dampaknya terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, jika hal tersebut masih terus terjadi di Indonesia? Pada bab ini, Anda akan mendapatkan materi ketenaga kerjaan, tujuan pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi. Sehingga, Anda diharapkan dapat menentukan pilihan setelah Anda lulus sekolah dan salah satu modal dasar pembangunan adalah penduduk yang besar dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang tinggi.  

Peta Konsep Ketenagakerjaan

Peta Konsep Ketenagakerjaan
Peta Konsep Ketenagakerjaan
Baca Juga
Jumlah penduduk yang besar bagi suatu negara tidak selalu menjadi modal pembangunan karena tidak semua penduduk memiliki kemampuan untuk menghasilkan. Oleh karena itu, mendapat kesempatan untuk bekerja (demand for labor) merupakan hal penting bagi setiap orang yang hendak bekerja, karena orang yang bekerja berarti memiliki penghasilan.
Dengan bekerja, orang akan memperoleh uang untuk membiayai kebutuhan hidupnya bersama keluarganya. Untuk itu, semua anggota masya rakat yang sudah dewasa harus memperoleh kesempatan kerja dan dapat memilih pekerjaan tertentu sesuai dengan bakat dan keahliannya.
Di Indonesia, setiap warga negara bebas untuk mendapat pekerjaan yang layak. Hal itu diatur dalam UUD 1945 Pasal 27 ayat 2 yang berbunyi, “Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”. Berdasarkan Undang-Undang Dasar tersebut, jelas bahwa pemerintah Indonesia bertanggung jawab atas penciptaan kesempatan kerja serta perlindungan terhadap tenaga kerja sehingga setiap warga negara dapat hidup layak.  

Baiklah, dengan ini garda pengetahuan telah memberikan informasi mengenai Peta Konsep Ketenagakerjaan, semoga bermanfaat yah wahai para penuntut ilmu.

Peta Konsep Lingkungan Hidup

Peta Konsep Lingkungan Hidup - Peta konsep lingkungan hidup membantu kita untuk memahami lingkungan hidup manusia yang hidup berdampingan dengan alam. Manusia memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Akibat dari adanya pemanfaatan sumber daya alam
berpengaruh terhadap kualitas lingkungan hidup.

Lingkungan hidup merupakan akumulasi dari interaksi berbagai faktor yang terkandung dalam lingkungan biotik dan abiotik. Lingkungan biotik merupakan kesatuan makhluk hidup, seperti mikroorganisme, manusia, tumbuhan, dan hewan. Adapun lingkungan abiotik merupakan kondisi yang terdapat di lingkungan sekitar berupa benda mati, seperti mineral, batuan, tanah, air dan udara.

Dewasa ini sering terjadi bencana dan kerusakan pada alam salah satunya bencana kebakaran hutan. Coba Anda sebutkan, bencana-bencana apa lagi yang dapat merusak lingkungan hidup? Faktor-faktor apa yang mempengaruhinya? Bagaimana dampaknya dalam kehidupan sehari-hari? Upaya-upaya apakah yang dilakukan dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup?  

Peta Konsep Lingkungan Hidup

Peta Konsep Lingkungan Hidup
Peta Konsep Lingkungan Hidup
Manusia merupakan salah satu unsur lingkungan yang termasuk dalam komponen biotik, selain hewan dan tumbuhan. Di samping itu terdapat komponen abiotik, berupa benda-benda mati dan kondisi wilayah yang terdapat di sekitar manusia, seperti batuan, tanah, dan mineral yang secara langsung maupun tidak mempengaruhi pola perilaku dan tatanan hidup manusia.
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya manusia senantiasa berinteraksi dengan lingkungannya. Sebagai contoh dalam proses pembangunan untuk mencapai kesejahteraan, manusia mengubah, mengolah, dan memanfaatkan potensi sumber daya yang terkandung dalam lingkungan semaksimal mungkin. Di lain pihak, lingkungan juga memiliki batas kemampuan daya dukung. Jika proses eksploitasi sumber daya yang terkandung dalam lingkungan ini melewati kapasitas daya dukungnya dapat menimbulkan penurunan kualitas bahkan menimbulkan kerusakan lingkungan.
Bentuk-bentuk kerusakan lingkungan yang saat ini dirasakan antara lain kenaikan suhu bumi akibat akumulasi gas rumah kaca (karbonmonoksida yang menyelimuti atmosfer) dan penipisan lapisan ozon stratosfer pada beberapa wilayah atmosfer bumi, kerusakan terumbu karang, banjir, tanah longsor, dan bentuk-bentuk kerusakan lainnya.  

Apa yang dimaksud dengan lingkungan hidup?

Pengertian dan Unsur Lingkungan Hidup | Lingkungan hidup adalah wilayah di sekitar manusia dengan berbagai macam komponen yang terkandung di dalamnya, baik komponen hidup maupun tidak hidup yang berpotensi dalam menopang kebutuhan manusia. Hal ini sesuai dengan pengertian yang terkandung dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.  

Baca Juga:

Menurut undang-undang tersebut lingkungan hidup didefinisikan sebagai kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Secara umum, unsur lingkungan dibedakan menjadi dua, yaitu lingkungan biotik dan lingkungan abiotik.  

Nah, Garda Pengetahuan sudah memberi tahu info tentang Peta Konsep Lingkungan Hidup nih, semoga bermanfaat yah.

Sunday, 7 May 2017

Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh


Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh - Sistem pertahanan tubuh, ibarat tentara sebuah negara yang bertugas untuk mencegah dan melindungi negara dari serangan pihak-pihak asing yang menyerang, merusak, dan menguasai negara tersebut. 



Manusia dan hewan memiliki sistem pertahanan tubuh yang disebut sistem kekebalan tubuh atau imunitas. Setelah mempelajari bab ini, kamu akan mengetahui sistem kekebalan tubuh. Mari cermati uraiannya. 

Nah berikut ini Garda Pengetahuan menyajikan Peta Konsep yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh

Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh
Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh
Baca Juga:


Mekanisme Sistem Kekebalan Tubuh  
Sistem imun atau kekebalan tubuh merupakan sekelompok sel, molekul, dan organ yang bersama-sama secara aktif mempertahankan tubuh dari serangan benda-benda asing yang menyebabkan penyakit, seperti virus, bakteri, dan jamur.

Kesehatan tubuh tergantung kemampuan sistem imun dalam mengenal, menolak dan menghancurkan bibit-bibit penyakit tersebut. Kemampuan ini disebut respon imun.

Respon imun memiliki dua mekanisme, yaitu respon imun yang dilakukan oleh sel-sel darah putih (lewat sel) dan respon imun yang dilakukan oleh molekul protein yang tersimpan di dalam limfa dan plasma darah yang disebut antibodi. Respon imun yang dilakukan oleh antibodi disebut juga respon humoral (imunitas humoral). Kekebalan tubuh dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu kekebalan bawaan (innate immunity) dan kekebalan perolehan atau adaptasi. Untuk lebih mengetahui kedua tipe kekebalan tubuh tersebut, mari cermati uraian berikut ini.  

Itulah informasi mengenai Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh. semoga bermanfaat yah.

Wednesday, 26 April 2017

Peta Konsep Termodinamika

Peta Konsep Termodinamika - Hukum II termodinamika mengisyaratkan kepada Anda bahwa lebih mudah menghancurkan sesuatu daripada membangun. Gedung misalnya, untuk menghancurkannya 


Anda hanya memerlukan waktu dalam hitungan detik. Sebaliknya, untuk membangun sebuah gedung diperlukan waktu berhari-hari, bahkan terkadang sampai beberapa tahun.  

Peta Konsep Termodinamika

Peta Konsep Termodinamika
Peta Konsep Termodinamika

Sewaktu di SMP Anda sudah mempelajari tentang kalor atau panas. Energi kalor tidak hanya sebatas dapat digunakan untuk menaikkan suhu benda, mengubah ukuran benda, ataupun mengubah wujud benda. Energi kalor dapat digunakan untuk banyak hal. Misalnya, untuk menghasilkan tenaga pada mesinmesin kalor seperti mesin diesel, otto, dan rankine. Jika kalor dipaksa mengalir dari suhu rendah ke suhu tinggi, maka tempat yang bersuhu rendah makin lama makin “dingin”. Prinsip ini dipakai pada mesin pendingin seperti AC dan kulkas.

Pada kehidupan sehari-hari Anda tentu banyak menemui peralatan yang menerapkan konsep termodinamika. Misalnya, radiator yang tersimpan pada setiap mesin mobil merupakan alat termodinamika yang dapat menyerap panas yang cukup tinggi. Bayangkan bila mobil tidak memakai pendingin radiator, mungkin dalam waktu relatif singkat mobil tersebut akan terbakar habis.

Termodinamika merupakan salah satu cabang ilmu fisika yang memusatkan perhatian pada energi (terutama energi panas) dan transformasinya. Transformasi energi pada termodinamika berlandaskan pada dua hukum, yaitu hukum pertama termodinamika yang merupakan pernyataan lain dari hukum
kekekalan energi dan hukum kedua termodinamika yang memberi batasan apakah suatu proses dapat berlangsung atau tidak.

Sebelum menggunakan hukum-hukum termodinamika Anda perlu mendefinisikan terlebih dahulu sistem dan lingkungan. Sistem adalah suatu benda atau keadaan yang menjadi pusat perhatian. Sedangkan lingkungan merupakan segala sesuatu di luar sistem yang dapat memengaruhi keadaan sistem secara langsung. Apabila antara sistem dan lingkungan memungkinkan terjadinya pertukaran materi dan energi, maka sistemnya disebut sistem terbuka.  

Jika hanya terbatas pada pertukaran energi disebut sistem tertutup. Sedangkan jika pertukaran materi maupun energi tidak mungkin terjadi, maka disebut sistem terisolasi. Sistem dan lingkungan dinamakan semesta.  

Nah, itulah Peta Konsep Termodinamika yang bisa garda pengetahuan rangkum khusus untuk anda.

Sunday, 23 April 2017

Peta Konsep Asam Basa

Peta Konsep Asam Basa - Dalam kehidupan sehari-hari dikenal senyawa asam seperti asam cuka untuk memasak, asam sitrat dalam buah jeruk, dan asam sulfat yang digunakan dalam aki. Selain asam ada juga senyawa basa seperti aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida yang terdapat pada obat maag dan kalsium hidroksida atau air kapur. Asam-basa juga dikenal di bidang pertanian dan lingkungan hidup yaitu berkaitan dengan keasaman tanah atau air.

Sifat asam basa suatu larutan dapat ditentukan dengan menggunakan kertas lakmus merah dan lakmus biru.

Ada beberapa teori yang membahas tentang asam-basa yaitu teori asambasa Arrhenius, Bronsted Lowry, dan Lewis. Untuk mempelajarinya, pada bab ini akan diuraikan tentang teori asam-basa Arrhenius, Bronsted-Lowry, dan Lewis serta keunggulan masing-masing teori tersebut.

Nah, seperti apakah peta konsep Asam Basa dalam ilmu kimia?

Berikut penjelasannya

Peta Konsep Asam Basa

Peta Konsep Asam Basa
Peta Konsep Asam Basa
Nah itulah Peta Konsep Asam Basa, dalam ilmu kimia. Mudah-mudahan bermanfaat yah.