Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Monday, 31 October 2016

Kegiatan Tanoto Foundation Lahirkan Inovasi Pesawat Amfibi Tanpa Awak

Kegiatan Tanoto Foundation Lahirkan Inovasi Pesawat Amfibi Tanpa Awak

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Berdasarkan Seri Ensiklopedia Populer Pulau-pulau Kecil Nusantara, pulau di Indonesia berjumlah 17.504 buah. Namun, belum semuanya bisa dijangkau dengan mudah, sehingga rawan dijadikan sarana untuk mengganggu keamanan bangsa.
            Kondisi tersebut ternyata mengusik hati Matsani dan rekan-rekan setimnya dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Mereka membuat pesawat amfibi tanpa awak yang berguna berguna untuk memantau daerah yang sulit terjangkau, terutama di kawasan perbatasan.
            Pesawat amfibi buatan mereka memiliki sayap pesawat berlekuk-lekuk, sedikit tidak mirip pesawat pada umumya. Inspirasinya datang dari bentuk elang Laut Jawa yang mampu bermanuver dengan apik. Kemampuannya pun luar biasa. Pesawat buatan mahasiswa ITB ini bisa lepas landas ataupun mendarat di atas air, lajunya hanya tinggal dikendalikan dengan sebuah pengendali jarak jauh.
Matsani mengharapkan temuannya dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak terutama untuk pertahanan bangsa. Meski begitu, purwarupa yang dibuatnya juga bisa dimanfaatkan untuk beragam tujuan lain.
Pesawat amfibi nirawak buatan Matsani dan tim dari ITB merupakan salah satu karya yang dipamerkan dalam Tanoto Student Research Award 2016. Selain hasil inovasinya, masih banyak temuan lain yang tak kalah menakjubkan dalam ajang yang sama. Beberapa contohnya adalah drone bawah laut buatan mahasiswa Universitas Indonesia ataupun salep anti-hipertensi karya mahasiswa Universitas Hassanudin.
Tanoto Student Research Award merupakan bagian dari salah satu kegiatan Tanoto Foundation untuk melahirkan para peneliti andal di Indonesia. Fakta bahwa negeri kita masih sangat kekurangan periset yang mumpuni membuat Sukanto Tanoto tidak tinggal diam. Ia menyadari bahwa tingkat kemajuan dan daya saing bangsa tergantung terhadap keberadaan para peneliti.  yang akan mampu menghadirkan solusi bagi beragam permasalahan di masyarakat.
Untuk melakukannya, Tanoto Foundation rutin memberikan dana hibah ke sejumlah perguruan tinggi di Indonesia yang menjadi mitra untuk membiayai kegiatan riset yang dilakukan oleh para mahasiswa.
Hingga kini, tak kurang dari 303 penelitian yang didukung oleh Tanoto Foundation. Semuanya diharapkan dapat memajukan bangsa karena hasil riset yang dilakukan dapat berguna untuk umum atau menjadi jawaban atas persoalan di masyarakat.
“Melalui Tanoto Student Research Award, kami berusaha untuk mendorong minat kaum muda Indonesia dalam mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat di bangku kuliah dan melakukan penelitian, khususnya penelitian yang hasilnya dapat langsung digunakan oleh masyarakat. Upaya ini sejalan dengan nilai dari orang tua saya, Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto, yang percaya proses belajar itu bisa terjadi di mana saja, tidak harus selalu di ruang sekolah atau kuliah,” kata Anggota Dewan Pembina Tanoto Foundation, Anderson Tanoto
Terma kasih telah membaca artikel berjudul Kegiatan Tanoto Foundation Lahirkan Inovasi Pesawat Amfibi Tanpa Awak.


Monday, 18 January 2016

Syarat-syarat Penerapan Metode Inkuiri

Syarat-syarat Penerapan Metode Inkuiri – Sebelum kita lebih jauh pada syarat penerapan metode inquii yang dipaparkan oleh bberapa ahli ini, sebelumnya harus kita pahami terlebih dahulu apa sih yang dimaksud dengan Inquiri ini. Nah Metode Inkuiri adalah metode pembelajaran dimana siswa dituntut untuk lebih aktif dalam proses penemuan, penempatan siswa lebih banyak belajar sendiri serta mengembangkan keaktifan dalam memecahkan masalah. Nah jadi siswa/peserta didik yang harus lebih aktif, bukan lagi berpusat pada guru yang harus selalu aktif. Nah untuk itu jika anda seorang guru atau calon guru atau mahasiswa yang sedang ingin melakukan penelitian dengan Inkuiri sebaiknya baca dulu deh tentang syarat – syarat penerapan metode ini

Syarat-syarat Penerapan Metode Inkuiri

Syarat-syarat Penerapan Metode Inkuiri

A. Syarat Penerapan Inkuiri Menurut Hamalik

Adapun syarat-syarat penerapan metode inquiri menurut Hamalik (2014:65) yaitu :

  1. Merumuskan topik inquiri dengan jelas dan bermanfaat bagi siswa
  2. Membentuk kelompok yang seimbangn, baik akademik maupun sosial
  3. Menjelaskan tugas dan menyediakan balikan kepada kelompok-kelompok dengan cara yang responsif dan tepat waktunya.
  4. Sekali-kal perlu intervensi oleh guru agar terjadi interaksi antarpribadi yang sehat dan demi kemajuan tugas.
  5. Melaksanakan penilaian terhadap kelompok, baik terhadap kemajuan kelompok maupun terhadap hasil-hasil yang dicapai (Hamalik, 2004 : 65).

B. Syarat Penerapan Inkuiri Menurut Sudjana

Menurut pendapat Sudjana (2004 : 155) dalam menerapkan metode inquiri ada beberapa tahapan yaitu :

  1. Perumusan masalah untuk dipecahkan siswa
  2. Menetapkan jawaban sementara atau lebih dikenal dengan istilah hipotesis
  3. Siswa mencari informasi, data, fakta yang diperlukan untuk menjawab permasalahan atau hipotesis
  4. Menarik kesimpulan jawaban atau generalisasi
  5. Mengaplikasikan kesimpulan/generalissi dalam situasi baru

Mudah-mudahan apa yang saya tuliskan mengenai Syarat-syarat Penerapan Metode Inkuiri ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Aamiin

Thursday, 12 December 2013

Pemanfaatan E-Learning dalam Pembelajaran di Sekolah guna Meningkatkan Kualitas siswa

Di era moderninsasi seperti ini, rasanya hampir setiap orang telah mengenal yang namanya terknologi modern baik itu teknologi berupa handphone, televisi, komputer, internet dan lain sebagainya. Yah meskipun tidak semuanya sih, karena ada juga teknologi-teknologi yang belum menyentuh beberapa daerah yang ada di Indonesia khusunya daerah terpencil dan pedesaan.

Sebenarnya teknologi yang kita gunakan sehari-hari ini berguna untuk mempermudah kegiatan kita seperti misalnya handphone yang bisa kita gunakan untuk berkomunikasi dengan teman ataupun orang terdekat kita yang berada pada jarak puluhan kilometer, ada pula televisi mempermudah kita untuk mendapatkan informasi dan hiburan serta internet yang membuat kita dapat dengan mudah mencari tugas maupun untuk saling berinteraksi. Namun sebenarnya teknologi ini bisa juga kita gunakan sebagai media pembelajaran untuk mempermudah guru maupun siswa dalam belajar dan pembelajaran.

Salah satu teknologi yang kita gunakan adalah INTERNET, yah “ada orang yang mengatakan bahwa semua bisa kita cari di internet” jadi kenapa tidak kita manfaatkan media ini sebagai salah satu cara memberikan ilmu kepada siswa selain melakukan pembelajaran di dalam kelas yang itu-itu saja. Metode ini disebut dengan E-LEARNING. Saya rasa belum banyak guru yang mengetahui dan paham dengan metode e-Learning ini, tapi saya yang merupakan calon guru ini lumayan tau kok tentang metode ini hehe. Nah, metode e-Learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer lain [Hartley, 2001], namun menurut Jaya Kumar C. Koran (2002) dia mendefinisikan e-learning sebagai sembarang pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN,atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi, atau bimbingan. Namun saya sendiri mempunyai pendapat yang berbeda dengan yang disebutkan tersebut, saya berpendapat bahawa metode e-learning adalah metode belajar yang menggunakan perantara berupa media elektronik dan internet untuk mempermudah proses pembelajaran.

 

Lalu apa sebenarnya manfaat penggunaan metode e-learning dalam pembelajaran di kelas dibandingkan dengan metode pembelajaran yang biasa kita lakukan selama ini, nah untuk itu simak pembahasan berikut ini:

1. E-learning dapat menghemat persiapan dan proses belajar mengajar

Misalkan saya adalah seorang guru fisika yang akan mempersiapkan proses-proses dan bahan apa yang bisa saya gunakan dalam pembelajaran nanti. Misalkan saya akan memberikan materi berupa impuls dan momentum maka saya bisa menggunakan media berupa proyektor dan laptop untuk menampilkan materi dan contoh-contoh materinya kepada siswa. Apabila kita hanya akan menggunakan metode yang biasa-biasa saja seperti yang selama ini guru kita ajarkan brupa materi dan contoh di papan tulis rasanya kurang afdol untuk membuat siswa mengerti karena mereka hanya akan menghayal sedangkan materi momentum berhubungan dengan benda-benda yang bergerak.

Nah, dengan menggunakan metode e-learning maka saya dapat menggunakan power point dan pemutar video. Caranya power point untuk memberikan materi kepada siswa sehingga siswa lebih paham tentang konsep dasar dari mater impuls dan momentum lalu video akan memberikan pengetahuan lebih berupa pengaplikasian dari materinya. Seperti pada contoh tadi kita bisa menunjukkan momenteum dari bola yang menggilinding dengan memperlihatkan video kepada peserta didik, sehingga siswa pun bisa melihat dengan langsung prosesnya tanpa menghayalkannya.

2. Siswa lebih mudah mendapatkan materi yang akan diajarkan oleh gurunya
Manfaat e-Learning dalam pembelajaran

Salah satu pemanfaatan e-learning yaitu menggunakan internet, dmana siswa bisa dengan mudah mengunduh materi-materi yang akan diajarkan gurunya nanti pada saat pembelajaran. Namun tentunya sang guru pun harus mengupload file yang akan mereka ajarkan ke siswanya, tentu saja dengan menggunakan fasilitas internet. Guru bisa membuat website pribadinya ataupun blog pribadi tempat untuk mengupload materi-materi yang akan diajarkan. Nah, cara ini sudah mulai saya terapkan semenjak saya kuliah sekarang ini, banyak materi-materi fisika yang saya dapatkan di kampus kemudian saya upload di blog saya ini dalam bentuk tulisan, sehingga nanti ketika saya telah menjadi seorang guru fisika, materi ini bisa saya pelajari kembali dan kemudian saya ajarkan kepada siswa, dan siswa pun bisa dengan mudah membacanya.

3. Siswa dapat dengan mudah mengetahui materi pembelajaran apa yang akan diajarkan.

Karena gurunya telah mengupload materi-materi pelajaran yang akan diajarkannya maka siswa bisa membaca dan memahaminya dengan mudah sehingga materi-materi yang akan diajarkan pada hari pembelajaran sudah dipahami oleh siswa tentang titik-titik pentingnya, tinggal guru yang bersangkutan yang akan meluruskan pemahaman siswa jika ada yang keliru. Kurikulum 2013 menuntut siswa berperan aktif untuk belajar, sehingga dengan e-learning ini penerapan kurikulum 2013 pun bisa dengan mudah diterapkan oleh guru.

4. Siswa bisa dengan mudah berinteraksi dengan guru

Manfaat e-Learning

Bukan hanya blog dan web saja yang bisa digunakan oleh guru sebagai media dalam pembelajaran e-learning ini, guru juga bisa menggunakan sosial media seperti twitter dan facebook. Apalagi di jaman ini hamper 100% siswa telah mempunyai akun twitter dan facebook. Nah gurunya jangan sampai kalah guru juga sebaiknya membuat akun sosial media ini, sehingga bisa berinteraksi dengan muridnya, jadi ketika muridnya mengalami kesulitan dalam pemahaman konsep ataupun tugas bisa langsung bertanya pada guru, tanpa perlu repot-repot bertemu dengan guru yang mungkin jarak rumahnya jauh.

Empat poin penting yang telah saya ungkapkan diatas merupakan pemanfaatan metode belajar secara e-learning yang jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh akan membuat kualitas siswa menjadi lebih baik dan akan membuat siswa menjadi lebih sibuk dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan menghindarkan mereka dari berbagai macam kegiatan negatif. Ada dua masalah yang menjadi sorotan saya saat ini sebagai salah seorang calon guru adalah maraknya kegiatan negatif siswa berupa tawuran dan seks bebas. Namun semoga dengan adanya metode pembelajaran e-learning ini, siswa akan menjadi lebih sibuk dengan kegiatan-kegiatan yang postif dan menghindarkan mereka dari berbagai hal negatif. Sehingga generasi penerus bangsa ini akan membawa Indonesia ke era yang lebih baik dari hari ini.

Tuesday, 12 November 2013

Cara Tes IQ Secara Online

Cara Tes IQ Secara Online – Tahu kan yang namanya IQ, nah IQ itu ukuran tingkat kecerdasan seseorang. Dulu waktu saya masih SMA, saya pernah melakukan tes IQ untuk pemilihan jurusan dan lumayan waktu itu saya dapatkan IQ dengan nilai kurang lebih 130, katanya lumayan banget tuh. Kalau kamu ingin melakukan tes IQ namun tidak punya soal-soal untuk tes IQ saya punya tips tes IQ secara online. Tapi sebelumnya lihat pembahasan berikut ini mengenai IQdan ikuti Cara Tes IQ Secara Online:

Kecerdasan Intelektual (IQ) adalah ukuran kemampuan intelektual, analisis, logika, dan rasio seseorang. IQ merupakan kecerdasan otak untuk menerima, menyimpan, dan mengolah informasi menjadi fakta. Info Albert Einstein pun punya IQ yang tinggi, begitu pula dengan BJ. Habibie

Cara Tes IQ Secara Online

Silahkan kunjungi link ini.

  • IQTest (http://www.quickiqtest.net/indonesian/)
  • Funeducation (http://funeducation.com/)
  • Testkuis (http://www.teskuis.com/content/category/4/23/42/)
  • IQEliteID (http://www.iqelite.com/id/)
  • FreeIQTest (http://www.free-iqtest.net/)

    Cara Tes IQ Secara Online

  • Ok, listnya untuk Cara Tes IQ Secara Online sudah saya tuliskan diatas, jadi tunggu apa lagi segera test IQ kamu secara online dan kalau sudah tahu ayo tingkatkan IQ kamu. Waktu saya gunakan untuk tes IQ ternyata IQ saya hanya mencapai 119 brooh.

    Wednesday, 23 October 2013

    Pengertian Disiplin Belajar

    Pengertian Disiplin Belajar – Apa sih sebenarnya pengertian dari disiplin belajar itu.? sebaiknya para siswsa dan mahasiswa memahami betul konsep dari disiplin belajar, nah arti disiplin apabila dilihat dari segi bahasanya itu sendiri adalah latihan ingatan dan watak untuk menciptakan pengawasan (kontrol diri), atau bisa juga kebiasaan mematuhi ketentuan dan perintah. Jadi arti disiplin secara lengkap adalah kesadaran untuk melakukan sesuatu pekerjaan dengan tertib dan teratur sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku dengan penuh tanggung jawab tanpa paksaan dari siapa pun (Asy Mas’udi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan(Yogyakarta: PT Tiga Serangkai, 2000), h. 88.). Pengertian Disiplin Belajar

    Beberapa pendapat para ahli mengenai disiplin belajar adalah sebagai berikut:

    (Kadir, Penuntun Belajar PPKN(Bandung: Pen  Ganeca Exact,1994), halaman 80): Menurut buku tersebut bahwa “Disiplin adalah kepatuhan terhadap peraturan atau tunduk pada pengawasan atau pengendalian. Kedua disiplin yang bertujuan mengembangkan watak agar dapat mengendalikan diri, agar berprilaku tertib dan efisien”

    Pengertian Disiplin Belajar

    (Djamarah, Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru(Surabaya: Usaha Nasional, 2002), halaman 12). Arti disiplin menurut Djamarah yaitu "Suatu tata tertib yang dapat mengatur tatanan kehidupan pribadi dan kelompok”

    Berkualitas atau tidaknya belajar siswa akan sangat dipengaruhi oleh paktor yang paling pokok yaitu kedispilan, disamping paktor lingkungan, baik keluarga, sekolah, kedisiplinan setra bakat siswa itu sendiri.

    Adapun macam disiplin berdasarkan ruang ligkup berlakunya ketentuan atau peraturan yang harus dipatuhi, dapat dibedakan sebagai berikut :

    1)    Disiplin diri

    Disiplin diri (disiplin pribadi atau swadisiplin), yaitu apabila peraturan-peraturan atau ketentuan-ketentuan itu hanya berlaku bagi diri seseorang. Misalnya, disiplin belajar, disiplin bekerja, dan disiplin beribadah.

    2)    Disiplin sosial

    Disiplin sosial adalah apabila ketentuan-ketentuan atau peraturan-peraturan itu harus dipatuhi oleh orang banyak atau masarakat. Misalnya, disiplin lalu lintas, dan disiplin menghadiri rapat.

    3)    Disiplin nasional

    Disiplin nasional adalah apabila peraturan-peraturan atau ketentuan-ketentuan itu merupakan tata laku bangsa atau norma kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus dipatuhi oleh seluruh rakyat. Misalnya, disiplin membayar pajak dan disiplin mengikuti upacara bendera (Asy Mas’udi, Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan(Yogyakarta: PT Tiga Serangkai, 2000), h. 88-89.).

    Itulah informasi mengenai Pengertian Disiplin Belajar yang dapat kami sampaikan, semoga bisa bermanfaat dan apabila terdapat kesalahan mohon untuk sarannya.