Showing posts with label Ekonomi. Show all posts
Showing posts with label Ekonomi. Show all posts

Tuesday, 10 October 2017

Komponen - Komponen pada Neraca Pembayaran

Komponen - Komponen pada Neraca Pembayaran - Pada dasarnya neraca pembayaran terdiri atas tiga komponen pokok, yaitu sebagai berikut.  Begaimaa komponen neara pada pembayaran ekonomiNeraca pembayaran adalah catatan dari semua transaksi ekonomi internasional yang meliputi perdagangan, keuangan dan moneter antara penduduk dalam negeri dengan penduduk luar negeri selama periode waktu tertentu, biasanya satu tahun atau dikatakan sebagai laporan arus pembayaran (keluar dan masuk) untuk suatu negara

Komponen - Komponen pada Neraca Pembayaran

a. Neraca Transaksi Berjalan (Current Account) 

Neraca transaksi berjalan (current account) adalah neraca perdagangan barang dan jasa suatu negara dengan negara lainnya dalam suatu periode waktu tertentu. Transaksi berjalan menunjukkan keuntungan atau kerugian dari negara dalam transaksi sehari-hari. Setiap transaksi internasional dicatat dalam sisi kredit (+) atau dalam sisi debet (-) neraca pembayaran. Aturan yang dijadikan pedoman dalam pencatatan transaksi internasional dalam neraca pembayaran adalah sebagai berikut. Jika transaksi akan memberikan tambahan mata uang asing (menambah cadangan devisa), hal tersebut akan dicatat di sisi kredit. Jika transaksi mengakibatkan berkurangnya mata uang asing (mengurangi cadangan devisa), hal tersebut akan dicatat di sisi debet. Pengaruh positif dan negatif atas transaksi neraca pembayaran terlihat dalam Tabel berikut

Pengaruh Berbagai Transaksi terhadap Neraca Pembayaran

Dalam neraca transaksi berjalan terdapat dua pos transaksi yaitu: 

1) Neraca Perdagangan (Balance of Trade) 
Neraca perdagangan (balance of trade) adalah suatu pernyataan mengenai perdagangan barang (goods) suatu negara dengan negara lain dalam jangka waktu tertentu. Neraca perdagangan tidak memasukkan perdagangan di bidang jasa. Hal yang dicatat dalam neraca perdagangan meliputi barang-barang migas dan nonmigas (yang terlihat/visible). Neraca ini menunjukkan selisih antara nilai ekspor dan impor barang-barang migas dan nonmigas tersebut. Contoh perkembangan neraca perdagangan Indonesia terlihat pada Tabel  berikut.

Perkembangan Neraca Perdagangan Indonesia periode 1994/95–1997/98 (dalam juta US$)
Perkembangan Neraca Perdagangan
Indonesia periode 1994/95–1997/98
(dalam juta US$)
  

2) Neraca Jasa (Invisible Balance) 

Neraca jasa (invisible balance) adalah suatu pernyataan perdagangan di bidang jasa (service) suatu negara dengan negara lainnya dalam jangka waktu tertentu. Neraca jasa tidak memasukkan perdagangan barang (goods) dan berkonsentrasi pada penerimaan devisa (valuta asing) dan penerimaan yang berkaitan dengan perbankan, asuransi, dan pariwisata. Transaksi ini meliputi pembayaran atas jasa-jasa tertentu seperti jasa perbankan, asuransi, dan pariwisata. Transaksi ini juga meliputi bunga dan keuntungan dari investasi dan pinjaman, penerimaan dan pengeluaran pemerintah untuk pertahanan, serta pengadministrasian luar negeri. Berbeda dengan neraca perdagangan, pencatatan neraca jasa diambil dari data perusahaan atau lembaga keuangan. Data tersebut kemudian dicatat dan dilaporkan kepada Bank Sentral negara tersebut.

Seperti halnya neraca perdagangan, neraca jasa dibedakan atas ekspor dan impor jasa. Contoh yang termasuk ekspor jasa, misalnya pelayanan penerbangan Garuda bagi warga negara asing, dan pengiriman TKI ke luar negeri. Adapun yang termasuk impor jasa, antara lain penggunaan jasa transportasi dan asuransi asing, pemakaian jasa konsultan asing, dan pembayaran bunga utang luar negeri. Neraca jasa yang negatif, dalam arti nilai impor jasa lebih besar dari nilai ekspornya menjadi penyebab utama defisitnya saldo transaksi berjalan.

b. Neraca Modal (Capital Account) 
Neraca modal (capital account) mencatat arus modal masuk dan keluar, baik modal jangka panjang maupun jangka pendek (misalnya investasi langsung atau tidak langsung melalui pembelian surat berharga luar negeri), yang terdiri atas modal pemerintah dan modal swasta neto. Modal pemerintah neto adalah selisih antara pinjaman baru dari luar negeri dan pelunasan utang pokok dari pinjaman periode sebelumnya. Lalu lintas swasta neto adalah selisih antara dana investasi dan pinjaman swasta luar negeri dan pelunasan utang pokok swasta serta dana investasi ke luar negeri. 

c. Neraca Moneter (Monetary Account) 
Neraca moneter (monetary account) adalah perubahan cadangan devisa berdasarkan transaksi arus devisa yang masuk dan keluar dari suatu negara dalam periode tertentu yang dicatat oleh Bank Sentral. Neraca ini berfungsi sebagai neraca penyeimbang (settlement account).

Semoga bermanfaat, tulisan mengenai Komponen - Komponen pada Neraca Pembayaran ini.

Tuesday, 9 May 2017

Peta Konsep Ketenagakerjaan

Peta Konsep Ketenagakerjaan - Dengan peta konsep ketenagakerjaan ini bisa membantu kita untuk memahami bagaimana sebenarnya tenaga kerja itu dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Tentunya Anda sering melihat baik di media massa, baik elektronik maupun cetak berita ketenagakerjaan. Di Indonesia, banyak angkatan kerja yang tidak bekerja disebabkan keahlian yang mereka miliki jauh dari apa yang diharapkan oleh setiap instansi perusahaan. Selain itu, lapangan pekerjaan pun semakin terbatas sebagai akibat adanya efisiensi di lingkungan perusahaan. Hal tersebut mengakibatkan para pencari kerja yang ada di Indonesia banyak yang memutuskan untuk menjadi

Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Bagaimana dampaknya terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, jika hal tersebut masih terus terjadi di Indonesia? Pada bab ini, Anda akan mendapatkan materi ketenaga kerjaan, tujuan pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi. Sehingga, Anda diharapkan dapat menentukan pilihan setelah Anda lulus sekolah dan salah satu modal dasar pembangunan adalah penduduk yang besar dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang tinggi.  

Peta Konsep Ketenagakerjaan

Peta Konsep Ketenagakerjaan
Peta Konsep Ketenagakerjaan
Baca Juga
Jumlah penduduk yang besar bagi suatu negara tidak selalu menjadi modal pembangunan karena tidak semua penduduk memiliki kemampuan untuk menghasilkan. Oleh karena itu, mendapat kesempatan untuk bekerja (demand for labor) merupakan hal penting bagi setiap orang yang hendak bekerja, karena orang yang bekerja berarti memiliki penghasilan.
Dengan bekerja, orang akan memperoleh uang untuk membiayai kebutuhan hidupnya bersama keluarganya. Untuk itu, semua anggota masya rakat yang sudah dewasa harus memperoleh kesempatan kerja dan dapat memilih pekerjaan tertentu sesuai dengan bakat dan keahliannya.
Di Indonesia, setiap warga negara bebas untuk mendapat pekerjaan yang layak. Hal itu diatur dalam UUD 1945 Pasal 27 ayat 2 yang berbunyi, “Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”. Berdasarkan Undang-Undang Dasar tersebut, jelas bahwa pemerintah Indonesia bertanggung jawab atas penciptaan kesempatan kerja serta perlindungan terhadap tenaga kerja sehingga setiap warga negara dapat hidup layak.  

Baiklah, dengan ini garda pengetahuan telah memberikan informasi mengenai Peta Konsep Ketenagakerjaan, semoga bermanfaat yah wahai para penuntut ilmu.

Saturday, 22 April 2017

Pengertian Manajemen Menurut para Ahli

Pengertian Manajemen Menurut para Ahli - Dalam era globalisasi, persaingan bisnis yang semakin tajam mengharuskan kita mengubah bentuk organisasi yang cenderung berbeda dengan masa lampau. Bentuk organisasi yang modern, fleksibel, dan tangguh terhadap perubahan lingkungan merupakan bentuk organisasi yang diharapkan pada masa sekarang ini. Organisasi-organisasi tanpa manajemen akan menjadi kacau bahkan mungkin gulung tikar.  

Lalu apa sih pengertian manajemen itu, terlebih lagi pengertian manajemen menurut para Ahli.

Pengertian Manajemen Menurut Ahli

A. Definisi Manajemen Menurut para Ahli

Ada beberapa ahli yang mengemukakan tentang definisi manajemen di antaranya :
a Menurut James S.F. Stoner, manajemen diartikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan upaya (usaha-usaha) anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
b. Menurut Henry Fayol, dalam bukunya General Industrial Management, manajemen adalah proses tertentu yang terdiri dari kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan sumber daya manusia dan mengadakan pengendalian dalam rangka mencapai tujuan.  
c Menurut Oey Liang Lee, manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengawasan tenaga manusia dengan bantuan alat lain untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
d Menurut Thomas H. Nelson, manajemen perusahaan adalah ilmu dan seni memadukan ide-ide, fasilitas, proses, bahan dan orang-orang untuk menghasilkan barang atau jasa yang bermanfaat dan menjualnya dengan menguntungkan.
e Menurut Drs. Manullang, manajemen adalah seni dan ilmu pencatatan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, pengawasan (pengontrolan) sumber daya manusia dan sumber daya alam (terutama sumber daya manusia) untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan lebih dahulu.


Pengertian Manajemen Menurut para Ahli
Pengertian Manajemen Menurut para Ahli

Dari beberapa definisi menurut ahli tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan para anggota organisasi dan penggunaan semua sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan lebih dahulu.

Pokok pikiran manajemen

Dengan demikian manajemen mempunyai beberapa pokok pikiran penting, yaitu:
a. berusaha untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya,
b. merupakan kerja sama sekelompok orang,
c. merupakan keterkaitan antara ilmu pengetahuan dan seni,
d. dilakukan secara sistematis, terpadu, terkontrol dan konsisten serta,
e. adanya pembagian kerja secara jelas dan tegas.
  

B. Manfaat Manejemen

Pada dasarnya semua organisasi membutuhkan manajemen. Dalam organisasi modern seperti saat sekarang peranan manajemen sangat penting karena tanpa manajemen semua rencana yang telah ditetapkan tidak bisa terlaksana dengan baik. Menurut T. Hani Handoko terdapat tiga alasan utama mengapa manajemen dibutuhkan.
a Untuk mencapai tujuan. Manajemen dibutuhkan untuk mencapai tujuan, baik perusahaan maupun pribadi.
b Untuk menjaga keseimbangan antara tujuan-tujuan yang saling bertentangan. Tujuan yang terdapat dalam satu organisasi tidak hanya satu melainkan mencakup banyak tujuan, baik tujuan pribadi maupun kelompok. Manajemen membantu menciptakan keseimbangan di antara tujuan-tujuan tersebut.
c Untuk mencapai efisien dan efektivitas. Efisiensi adalah kemampuan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan benar. Sementara efektivitas adalah kemampuan untuk memilih tujuan yang tepat atau peralatan yang tepat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

C. Ilmu Seni dan Manajemen

Ilmu adalah kumpulan pengetahuan yang telah disistematisasi dan telah dihubungkan dengan kebenaran umum meliputi fenomena, subjek, objek, atau situasi tertentu. Manajemen dapat pula dianalisis menggunakan pendekatan ilmiah, disebut juga manajemen ilmiah (scientific management) adalah manajemen yang ditandai dengan  menggunakan metode ilmiah yaitu mempunyai objek pengenal, metode penelitian, disusun secara sistematis, dan bersifat objektif. Manajemen telah memenuhi syarat sebagai ilmu karena telah memenuhi persyaratan metode ilmiah.
Manajemen sebagai seni, berkaitan erat dengan suatu kemahiran dalam menerapkan ilmu pengetahuan dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Dengan demikian, manajemen sebagai seni merupakan kemampuan, kemahiran serta keterampilan menerapkan prinsip-prinsip, metode serta teknik-teknik dalam menggunakan sumber daya dan dana secara efektif dan efisien dalam mencapai suatu tujuan. Selanjutnya, manajemen sebagai seni mengajarkan bagaimana melakukan sesuatu (how to do) dan sebagai ilmu mengajarkan bagaimana berpikir untuk mengetahui inti (hakikat) sesuatu masalah (how to think) 

 Semoga tulisan mengenai Pengertian Manajemen Menurut para Ahli ini bisa bermanfaat yah.
 

Thursday, 13 April 2017

Pengaruh APBN dan APBD Terhadap Perekonomian

Pengaruh APBN dan APBD Terhadap Perekonomian - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan bagian tak terpisahkan dari perekonomian secara agregat. Hal ini disebabkan setiap perubahan yang terjadi pada variabel-variabel ekonomi makro akan berpengaruh besaranbesaran pada APBN. Sebaliknya, setiap terjadi perubahan dalam kebijakan APBN (sebagai percerminan kebijakan fiskal) yang diambil pemerintah pada gilirannya juga akan memengaruhi aktivitas perekonomian.

Pengaruh APBN dan APBD Terhadap Perekonomian

Saat ini, kebijakan anggaran negara mempunyai peranan yang cukup penting dalam mendorong aktivitas perekonomian, terutama ketika dunia usaha belum sepenuhnya pulih akibat terjadinya krisis ekonomi beberapa tahun yang lalu.

Peranan kebijakan anggaran melalui kebijakan stimulasi fiskal, diharapkan akan mampu mempercepat proses pemulihan ekonomi, yang tercermin dari peranannya dalam permintaan agregat. Hal ini sejalan dengan Teori Keynesian, bahwa stimulasi fiskal melalui “government expenditure” baik belanja barang dan jasa maupun belanja investasi atau modal akan dapat membantu
menggerakkan sektor riil.

Penyusunan APBN dan APBD dapat berdampak pada peningkatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan pendapatan dan penghematan pengeluaran.

Adapun pengaruh APBN dan APBD terhadap perekonomian masyarakat antara lain:
1. meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, maksudnya dapat mengetahui besarnya GNP dari tahun ke tahun,
2. menciptakan kestabilan keuangan atau moneter negara, karena dapat mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat,
3. menimbulkan investasi masyarakat, karena dapat mengembangkan industri-industri dalam negeri,
4. memperlancar distribusi pendapatan, maksudnya dapat mengetahui sumber penerimaan dan penggunaan untuk belanja pegawai dan belanja barang, serta yang lainnya,
5. memperluas kesempatan kerja, karena terdapat pembangunan proyek-proyek negara dan investasi negara, sehingga dapat membuka lapangan kerja yang baru dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  

Semoga tulisan mengenai Pengaruh APBN dan APBD Terhadap Perekonomian ini bisa bermanfaat yah.

Sunday, 9 April 2017

Fungsi Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam)

Fungsi Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) - Untuk menciptakan kegiatan pasar modal yang teratur, wajar, efisien, serta melindungi kepentingan pemodal dan masyarakat, pemerintah membentuk Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam). Tugasnya ialah melakukan pembinaan, pengaturan, dan pengawasan sehari-hari kegiatan di pasar modal. Lalu apa saja sih fungsi dari bapepam? nah berikut ini Garda Pengetahuan akan menguraikan fungsi-fungsi tersebut.

Fungsi Badan Pengawas Pasar Modal

Bapepam memiliki fungsi, antara lain:
a. menyusun peraturan di bidang pasar modal;
b. menegakkan peraturan di bidang pasar modal;
c. melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pihak yang memperoleh izin usaha, persetujuan dan pendaftaran dari Bapepam dan pihak lain yang bergerak di pasar modal;
d. menetapkan prinsip keterbukaan;
e. menyelesaikan keberatan yang diajukan oleh pihak yang dikenakan sanksi oleh bursa efek, LKP, dan LPP;
f. menetapkan ketentuan akuntansi di bidang pasar modal;
g. melakukan pengamanan teknis pelaksanaan tugas pokok Bapepam sesuai dengan kebijakan Menteri Keuangan.  

Fungsi Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam)
Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam)

Wewenang Badang Pngawas Pasar Modal (Bapepam)

Dalam melaksanakan tugasnya, Bapepam mempunyai wewenang sebagai berikut:

a. Memberikan izin usaha kepada:
1. Bursa efek,
2. Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP),
3. Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP),
4. Reksa dana,
5. Perusahaan efek,
6. Penasihat investasi, dan
7. Biro administrasi efek.

b. Memberikan izin orang perseorangan bagi:
1. wakil penjamin emisi efek,
2. wakil perantara pedagang efek,
3. wakil manajer investasi, dan
4. wakil agen penjual efek reksa dana.

c. Memberikan persetujuan bagi bank kustodian.
d. Melakukan pemeriksaan dan penyidikan.
e. Menetapkan persyaratan dan tata cara pendaftaran.
f. Mewajibkan pendaftaran kepada profesi penunjang pasar.
  

Semoga ilmu ekonomi mengenai Fungsi Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) ini bisa bermanfaat yah.

Saturday, 8 April 2017

Jenis Pasar di Pasar Modal

Jenis Pasar di Pasar Modal  -  Ada dua jenis pasar di pasar modal menurut Garda Pengetahuan

2. Jenis Pasar di Pasar Modal


a. Pasar perdana (primary market/Initial Public Offering)

Pasar tempat melakukan penawaran efek oleh sindikasi penjamin emisi dan agen penjualan kepada para investor publik.


b. Pasar sekunder (secondary market)

Pasar tempat efek-efek yang telah dicatatkan di bursa efek diperjual belikan. Pasar sekunder memberikan kesempatan kepada para investor untuk membeli atau menjual efek-efek yang tercatat di bursa, setelah terlaksana penawaran perdana. Di pasar ini efek-efek diperdagangkan dari satu investor- investor lainnya.  

Tabel Perbedaan antara Pasar Perdana dan Pasar Sekunder  
Jenis Pasar di Pasar Modal
Jenis Pasar di Pasar Modal
Semoga ilmu ekonomi mengenai Jenis Pasar di Pasar Modal ini bisa bermanfaat yah. Baca juga : 4 Faktor yang Mempengaruhi Permintaan dalam ilmu Ekonomi

Friday, 7 April 2017

4 Faktor-Faktor yang Memengaruhi Permintaan

4 Faktor-Faktor yang Memengaruhi Permintaan - Permintaan suatu barang dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain sebagai berikut yang telah garda pengetahuan rangkum:
4 Faktor-Faktor yang Memengaruhi Permintaan
Ilustrasi barang dan jasa

4 Faktor-Faktor yang Memengaruhi Permintaan

a. Pendapatan atau penghasilan masyarakat.
b. Distribusi pendapatan masyarakat.
c. Selera konsumen terhadap barang.
d. Jumlah penduduk.
e. Harga barang lain yang berhubungan dengan barang tersebut.
f. Prediksi masyarakat tentang kondisi di masa yang akan datang.
g. Adanya barang substitusi.
h. Kegunaan akan suatu barang.

Faktor-faktor tersebut akan memengaruhi pergeseran kurva permintaan, akan tetapi ada tiga macam barang di mana kurva permintaan yang menurun tidak berlaku, yaitu:  

a. barang giffen, adalah barang inferior (barang bermutu rendah) yang efek pendapatannya lebih besar daripada efek substitusinya,
b. barang spekulasi, adalah bila konsumen berharap bahwa harga barang di masa mendatang akan mengalami kenaikan, maka kenaikan harga sekarang justru diikuti dengan kenaikan permintaan,
c. barang prestise, adalah kesediaan konsumen untuk membayar barang dengan harga yang lebih tinggi, karena unsur prestise, misal pakaian bekas milik orang kenamaan, lukisan karya pelukis terkenal, dan sebagainya.  

Semoga bermanfaat tulisan mengenai 4 Faktor-Faktor yang Memengaruhi Permintaan ini.