Monday, 14 November 2016

Pengertian Hipermetropi dan Contoh Soal Hipermetropi

Pengertian Hipermetropi dan Contoh Soal Hipermetropi - Hipermetropi adalah cacat mata dimana mata tidak dapat melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya dekat. Titik dekatnya lebih jauh daripada titik dekat mata normal (titik dekat > 25 cm). 

A. Pengertian Hipermetropi

Pernahkah Anda melihat orang yang membaca koran dengan letak koran yang agak dijauhkan? Orang semacam itulah yang dikatakan menderita hipermetropi.

Penderita hipermetropi hanya dapat melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya jauh sehingga cacat mata ini sering disebut mata terang jauh.

Hipermetropi disebabkan lensa mata terlalu pipih dan sulit dicembungkan sehingga bila melihat benda-benda yang letaknya dekat, bayangannya jatuh di belakang retina. Supaya dapat melihat benda-benda yang letaknya dekat dengan jelas, penderita hipermetropi ditolong dengan kaca mata berlensa cembung (positif).
(a) Membaca dengan jarak yang dijauhkan
(b) Lensa cembung membantu penderita hipermetropi untuk melihat benda yang letaknya dekat dengan jelas

Hipermetropi dapat terjadi karena mata terlalu sering/terbiasa melihatbenda-benda yang jauh. Cacat mata ini sering dialami oleh orang-orang yang bekerja sebagai sopir, nahkoda, pilot, masinis, dan sebagainya.

B. Contoh Soal Hipermetropi

Reni yang menderita rabun dekat mempunyai titik dekat 50 cm. Jika ingin membaca dengan jarak normal (25 cm), maka berapa kekuatan lensa kacamata yang harus dipakai Reni?
Jawaban
Diketahui
s = 25 cm
s' = -50 cm (tanda negatif menunjukkan bayangan bersifat maya, di depan lensa)

Ditanyakan: P = ... ?
Jawab :

Jadi, kekuatan lensa kaca mata yang harus dipakai Reni adalah 2 dioptri.

Semoga tulisan kami tentang Pengertian Hipermetropi dan Contoh Soal Hipermetropi ini bisa bermanfaat buat para pembaca sekalian.