Thursday, 7 September 2017

Pengertian Gejala Kemagnetan dalam Fisika

Pengertian Gejala Kemagnetan dalam Fisika - Pada beberapa abad yang lalu, kira-kira 600 SM, bangsa Yunani telah menemukan batuan di daerah Magnesia yang dapat menarik potongan besi dan baja. Batu inilah yang saat ini dikenal dengan nama magnet, seperti ditunjukkan pada gambar dibawah.

Pada Gambar dibawah ini, kamu dapat mengamati bahwa magnet dapat menyebabkan paku-paku di sekitarnya yang terbuat dari besi menempel. Gaya yang menarik dan menyebabkan pakupaku tersebut menempel dinamakan gaya magnetik.

Secara sederhana, kemagnetan dapat diartikan sebagai tarikan sebuah magnet pada bahan-bahan magnetik.  

Magnet alam

Pengertian Gejala Kemagnetan dalam Fisika

Magnet ialah sejenis logam yang juga dikenali dengan nama besi berani. Magnet mempunyai kuat medan yang dapat menarik butir-butir besi lain ke arahnya. Perkataan magnet berasal dari bahasa Greek “magnítis líthos” (ìáãíÞôçò ëßèïò) yang berarti “batu magnesia”. Disebut demikian karena magnet mula-mula dijumpai di suatu daerah Asia kecil bernama Magnesia. Suatu keunikan yang ada pada magnet ini ialah apabila magnet itu digantung, arah yang ditunjukkannya ialah utara-selatan. Magnetit sendiri bisa berarti batu.

Dalam IPA seringkali muncul pengelompokkan atau klasifikasi benda-benda atau fenomena alam. Ketika Anda mengelompokkan atau memahami pengelompokkan sesuatu maka yang harus Anda camkan adalah dasar atau argumen dari pengelompokkan tersebut. Oleh karena itu Anda tidak harus bingung ketika mendapatkan informasi pengelompokkan yang berbeda dari benda atau fenomena yang sama. Demikian halnya dengan magnet. Magnet dapat dikelompokkan antara lain berdasarkan bentuk atau berdasarkan kejadiannya. Dari segi kejadiannya magnet dikelompokkan dalam dua macam, yaitu magnet alam dan magnet buatan  


Jenis Magnet

a. Magnet alamMagnet alam adalah magnet yang ada di alam tanpa campur tangan manusia. Kemagnetan magnet alam terjadi karena pengaruh medan magnet dari planet bumi. Magnet alam terdapat di dalam tanah berupa bijih besi magnet dalam bentuk besi oksida (Fe3O4).
Dalam bukunya de magnete, William Gilbert menganalogikan bumi kita sebagai sebuah dipole magnetik raksasa, dengan kutub utara magnetik berbeda sekitar 11,5° dari kutub utara geografis bumi. Mengapa bumi bersifat magnetik ? Dari sekian banyak penyebab (sumber) magnet bumi, penyebab utama adalah karena faktor perputaran inti bumi yang bersifat cair. Inti cair bumi terdiri dari lelehan besi dan nikel bertemperatur 5000 oC dan mengandung sejumlah muatan listrik yang berputar mengelilingi sumbunya sedemikian sehingga menghasilkan medan magnet yang arahnya dari selatan menuju utara bumi. Inilah yang menjadikan bumi menjadi sebuah magnet raksasa dengan kutub-selatan magnet di utara, dan kutub-utara magnet di selatan (berbeda dengan penamaan kutub-kutub magnet yang digunakan manusia yang didasarkan pada arah mata angin yang ditunjuknya). Keberadaan medan magnetik bumi memberikan keuntungan bagi kehidupan di planet bumi karena melindungi bumi dari radiasi elektomagnetik matahari atau dikenal sebagai sebagai sabuk Van Allen.
Magnet alam tidak banyak digunakan untuk kepentingan manusia karena ketersediaanya tidak seberapa dan kekuatan unsur-unsur kemagnetannya pada umumnya tidak cukup besar. Magnet alam (dalam bentuk batu) ditemukan pertama kali di daerah Magnesia, Asia Kecil. Karena daerah penemuan asal ini lah benda aneh tersebut dinamai magnet. Adapun dalam hal penggunaan praktisnya, menurut sejarah, bangsa Cina lah yang pertama kali memanfaatkannya sekitar tahun 2637 SM, yaitu sebagai alat yang menyerupai fungsi kompas menentukan arah mata angin atau kutub bumi.  

b. Magnet buatanMagnet dapat secara sengaja dibuat oleh manusia dari baja atau besi murni, serta dari bahan paduan seperti paduan baja dengan nikel atau paduan antara aluminium, kobalt, dan nikel (alnico). Anda sudah mengetahui bahwa magnet buatan dapat dihasilkan dengan cara induksi magnet, dengan cara gosokan dan dengan menggunakan arus listrik (induksi listrik). Cara-cara pembuatan magnet berikut, praktikkan bersama dosen Anda pada saat tutorial di kampus.
Membuat magnet dengan menggunakan arus listrik Dalam pembuatan magnet ini, kawat (kabel) berarus listrik searah (DC) dililitkan di sekitar batang baja atau bahan ferromagnetik lainnya (misalnya paku) yang akan dibuat magnet. Kekuatan gaya magnet buatan semacam ini tergantung
pada kuat arus yang mengalir ke dalam lilitan kawat, dan juga tergantung pada banyak lilitan kawat
di sekitar batang baja atau batang bahan magnet lain tersebut. 
Membuat magnet dengan gosokan. Membuat magnet semacam ini ialah dengan menggosokgosokan magnet pada batang baja atau batang bahan magnet lainnya yang akan dibuat magnet. Cara
menggosok batang magnet pada batang baja haruslah dikerjakan dalam arah yang selalu sama, tidak
boleh bolak-balik. Membuat magnet dengan gosokan tidak praktis dan sifat kemagnetannya jarang
bertahan lama sehingga tidak banyak dilakukan dalam industri, kecuali hanya untuk percobaanpercobaan fisika di sekolah.

Berdasarkan hasilnya, magnet buatan dibedakan antara magnet tetap (permanen) dan magnet sementara. Biasanya magnet permanen dibuat dari baja yang dikeraskan, dan setelah baja cukup keras kemudian baja tersebut dimasukkan ke dalam kumparan kawat berisolasi yang dialiri arus listrik DC. Magnet sementara dapat dibuat dengan cara yang sama tetapi bahannya dari besi lunak, baja lunak, atau bahan nikel.

Magnet sementara menjadi magnet hanya pada saat digosok dengan batang magnet, atau pada saat dimasukkannya arus listrik ke dalam kumparan. Setelah arus listrik diputus, atas penggosokan pada batang magnet dihentikan, maka bahan magnet tersebut segera kembali seperti semula, tidak lagi memiliki sifat-sifat kemagnetan kecuali hanya sedikit sekali. Magnet sementara ini sangat banyak digunakan untuk kepentingan sehari-hari, seperti kutub magnet generator, motor listrik, alat pengangkat magnetik, transformator, bel listrik, dan lain-lain.
  

Semoga bermanfaat Pengertian Gejala Kemagnetan dalam Fisika.


Peta Konsep Permainan Rounders dan Softball

Peta Konsep Permainan Rounders dan Softball Permainan rounders telah dimainkan di Inggris sejak zaman Tudor, dengan referensi awal yang pada 1744 di Sebuah Buku Pocket-Pretty Little mana ia disebut “dasar-bola” oleh. John Newbery Pada 1828, William Clarke di London menerbitkan edisi kedua dari Buku Pemilik The Boy, yang mencakup aturan kasti dan yang berisi deskripsi dicetak pertama dalam bahasa Inggris dari pemukul dan bola basis-menjalankan permainan yang dimainkan di berlian. Tahun berikutnya, buku itu diterbitkan di Boston, Massachusetts. 

Aturan nasional diresmikan pertama disusun oleh Asosiasi Atletik Gaelic (GAA) di Irlandia pada 1884. Permainan ini masih diatur oleh GAA di Irlandia. Di Inggris itu diatur oleh National Rounders Association (NRA), yang dibentuk pada 1943. Sementara dua asosiasi berbeda, mereka berbagi elemen semacam itu dari gameplay dan budaya. Kompetisi diadakan antara tim dari kedua tradisi, dengan permainan bergantian antara kode dan satu versi yang dimainkan di pagi hari dan yang lainnya di sore hari. Setelah aturan kasti yang diformalkan di Irlandia, asosiasi didirikan di Liverpool dan Skotlandia pada 1889. Kedua ‘New York permainan’ dan sekarang sudah tidak berfungsi versi ‘Massachusetts permainan bisbol, serta softball, berbagi akar sejarah yang sama seperti kasti dan memiliki kemiripan dengan versi GAA dari permainan. Rounders terkait dengan bisbol Inggris, yang masih bermain di Liverpool, Cardiff dan Newport. Meskipun kasti dianggap lebih tua dari bisbol, referensi sastra untuk bentuk awal ‘basis-bola’ di Inggris pra-date penggunaan kasti panjang. Permainan ini sekarang dimainkan hingga tingkat internasional.

Sofbol atau softball adalah olahraga bola beregu yang terdiri dari 2 tim. Permainan softball lahir di Amerika Serikat, diciptakan oleh George Hancock di kota Chicago padatahun 1887. Softball merupakan perkembangan dari olahraga sejenis yaitu bisbol(baseball) atau hardball. Bola Softball saat ini berdiameter 28-30,5 sentimeter, bola tersebut dilempar oleh seorang pelempar bola (pitcher) dan menjadi sasaran pemainlawan yang memukul (batter) dengan menggunakan tongkat pemukul (bat). Terdapatsebuah regu yang berjaga (defense) dan tim yang memukul (offense). Tiap tim berlomba mengumpulkan angka (run) dengan cara memutari tiga seri marka (base) pelari (runner) hingga menyentuh base akhir yaitu home plate.


Peta Konsep Permainan Rounders dan Softball

Peta Konsep Permainan Rounders dan Softball
Peta Konsep Permainan Rounders dan Softball
Semoga tulisan mengenai Peta Konsep Permainan Rounders dan Softball ini bisa bermanfaat yah.

Wednesday, 10 May 2017

Pengertian ASEAN, Tujuan ASEAN dan peran ASEAN

Pengertian ASEAN, Tujuan ASEAN dan peran ASEANAssociation of South East Asian Nations (ASEAN) atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara adalah organisasi antarnegara yang dibentuk untuk kerja sama regional demi kestabilan sosial ekonomi di kawasan Asia Tenggara.

Nah jadi berikut ini adalah informasi lengkap mengenai ASEAN, tujuan ASEAN, peran ASEAN dan pengertiannya yang telah Garda Pengetahuan siapkan buat anda para pencari ilmu.

Pengertian ASEAN, Tujuan ASEAN dan peran ASEAN

A. PENGERTIAN ASEAN

Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (Perbara) atau lebih populer dengan sebutan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) merupakan sebuah organisasi geo-politik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, yang didirikan di Bangkok, 8 Agustus 1967 berdasarkan Deklarasi Bangkok oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya, memajukan perdamaian dan stabilitas di tingkat regionalnya, serta meningkatkan kesempatan untuk membahas perbedaan di antara anggotanya dengan damai.

Gambar Logo ASEAN
Gambar Logo ASEAN

ASEAN meliputi wilayah daratan seluas 4.46 juta km² atau setara dengan 3% total luas daratan di Bumi, dan memiliki populasi yang mendekati angka 600 juta orang atau setara dengan 8.8% total populasi dunia. Luas wilayah laut ASEAN tiga kali lipat dari luas wilayah daratan. Pada tahun 2010, kombinasi nominal GDP ASEAN telah tumbuh hingga 1,8 Triliun Dolar AS. Jika ASEAN adalah sebuah entitas tunggal, maka ASEAN akan duduk sebagai ekonomi terbesar kesembilan setelah Amerika Serikat, Cina, Jepang, Jerman, Perancis, Brasil, Inggris, dan Italia.

Organisasi ini (ASEAN red.) didirikan di Bangkok, Thailand saat lima menteri luar negeri di kawasan ini menyelenggarakan pertemuan pada tanggal 5–8 Agustus 1967. Mereka adalah Adam Malik (Menteri Presidium Urusan Politik/Menteri Luar Negeri RI), Tun Abdul Razak (Wakil Perdana Menteri, Menteri Pertahanan, dan Menteri Pembangunan Nasional Malaysia), S. Rajaratnam (Menteri Luar Negeri Singapura), Narciso Ramos (Menteri Luar Negeri Filipina), dan Thanat Khoman (Menteri Luar Negeri Thailand). Mereka menyepakati Bangkok Declaration yang isinya membentuk sebuah organisasi kerja sama regional, yaitu Association of South East Asian Nations

Baca Juga :

B. MAKSUD DAN TUJUAN ASEAN

Maksud dan tujuan pendirian ASEAN sebagai berikut.

a. Mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan di wilayah itu melalui usaha bersama dengan semangat persamaan serta persekutuan untuk memperkukuh dasar suatu masyarakat bangsa-bangsa Asia Tenggara yang makmur, aman, dan damai.

b. Memperkukuh perdamaian dan stabilitas regional yang menjunjung
tinggi rasa keadilan dan norma hukum dalam hubungan antara negaranegara wilayah itu dan berpegang pada asas Piagam Perserikatan BangsaBangsa.

c. Meningkatkan kerja sama aktif dan saling membantu dalam hal yang menyangkut kepentingan bersama di bidang ekonomi, sosial, kebudayaan, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi.

d. Saling memberi bantuan dalam bentuk latihan dan fasilitas penelitian dalam bidang pendidikan, keterampilan, teknik, dan administrasi.

e. Bekerja sama lebih efektif untuk meningkatkan pemanfaatan usaha pertanian dan industri mereka, perluasan perdagangan mereka termasuk studi mengenai masalah perdagangan komoditas internasional, perbaikan fasilitas pengangkutan dan komunikasi, serta peningkatan taraf hidup rakyat mereka.

f. Memajukan studi mengenai Asia Tenggara.
g. Memelihara kerja sama yang erat dan bermanfaat dengan organisasi regional dan internasional yang ada, yang mempunyai maksud serta tujuan yang sama, dan terus mencari semua jalan untuk kerja sama yang lebih erat dan mantap antara mereka sendiri.

Secara berkala para pemimpin pemerintahan negara-negara ASEAN berkumpul mengadakan konferensi untuk membicarakan beragam kepentingan, baik di lingkungan nasional tiap-tiap negara, regional, maupun internasional. Dari lima negara pemrakarsa kini ASEAN telah beranggotakan sepuluh negara di kawasan Asia Tenggara. Beragam organisasi dari berbagai belahan dunia dan kepentingan berlomba-lomba menjalin kerja sama dengan ASEAN, baik secara individual tiap-tiap negara maupun kelembagaan.  

C. PERAN ASEAN

Indonesia sendiri terlibat aktif sejak pendirian ASEAN hingga pengembangannya pada masa kini. Peran itu terlihat pada beberapa fakta berikut ini.

a. Sejak KTT ASEAN I tahun 1976 di Bali, Indonesia dijadikan sekretariat ASEAN yang berkedudukan di Jakarta. Bahkan, sekretaris jenderal ASEAN yang pertama dijabat Letjen H.R. Dharsono dari Indonesia. Selanjutnya, Indonesia menjadi inisiator dan motor penggerak jalannya roda organisasi ASEAN dalam berbagai even dan bidang.

b. Indonesia mengusulkan konsep
ASEAN Community yang disepakati menjadi keputusan KTT ASEAN ke-9 di Bali (Bali Concord II). ASEAN Community meliputi tiga pilar, yaitu ASEAN Security Community, ASEAN Socio-Cultural Community, dan ASEAN Economic Community.

c. Saat Indonesia menjadi ketua
ASEAN Standing Committee (ESC) tahun 2003–2004, Indonesia telah menyelenggarakan dan mengetuai rangkaian Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (ASEAN Ministerial  Meeting/AMM), Past Ministerial Conference (PMC), dan ASEAN Regional Forum (ARF) tanggal 29 Juni–2 Juli 2004. Pembahasan dititikberatkan untuk menindaklanjuti hasil KTT ASEAN ke-9 di Bali, yaitu mengenai ASEAN Security Community Plan of Action dan ASEAN Socio-Cultural Community Plan of Action.

d. Pada bulan Maret 2004 Indonesia menyelenggarakan
Bali Regional Ministerial Meeting on Counter Terrorism yang menghasilkan The Jakarta Centre For Law Enforcement Cooperation (JCLEC).

e. Dalam upaya menanggulangi kejahatan lintas negara
(Transnational Crime), Indonesia menyelenggarakan Workshop on Combating Terrorism dan The Police Expo 2003 di Jakarta pada bulan Januari 2003. Pada saat itu, Indonesia mengusulkan ASEAN Collaboration on Post Terrorist Attack guna membentuk suatu jaringan negara-negara ASEAN dalam menghadapi situasi pascaserangan teroris.

f. Untuk menanggulangi munculnya wabah
Severe Acute Respiratory Syndrom (SARS), para pemimpin ASEAN menyelenggarakan Special ASEAN Leaders Meeting on Sars di Bangkok pada tahun 2003. Indonesia sendiri menjadi koordinator Discase Surveillance Net yang berfungsi sebagai sarana tukar-menukar informasi mengenai wabah SARS.

g. Pada tahun 2003 Indonesia menjadi ketua
ASEAN Regional Forum (ARF) dan tuan rumah Pertemuan Tingkat Menlu ARF ke-11 bulan Juli 2004. Pertemuan ini menghasilkan 11th ARF Chairman’s Statement yang berisi masalah-masalah Semenanjung Korea, Myanmar, Irak, Nonnuclear Proliferation Treaty, dan masalah pembunuhan sandera sipil di Irak.
h. Pada tanggal 6 Januari 2005 Indonesia menjadi tuan rumah Special ASEAN Leaders Meeting on Aftermath of Earthquakes and Tsunami atau Konferensi Khusus Para Pemimpin ASEAN Pasca-Gempa Bumi  dan Tsunami. Konferensi ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PBB, Koffi Annan. Setelah menghasilkan deklarasi KTT dampak tsunami, hasil-hasil konferensi ini ditindaklanjuti sepuluh negara ASEAN dengan membentuk ASEAN Humanitarian Rapid Response Capacity, yaitu mekanisme (bantuan) tanggap darurat di bidang kemanusiaan. Pertemuan yang diadakan di Jakarta pada tanggal 18–19 Januari 2005 itu juga membahas pembentukan mekanisme pencegahan serta pengurangan bencana melalui stand by arrangement, yaitu kesiapan penggunaan personel militer dan sipil dalam operasi darurat.  

Pengertian ASEAN, Tujuan ASEAN dan peran ASEAN
Sumber: Gambar  Jawa Pos, Presiden Indonesia bersama Koffi Annan 7 Januari 2006   
Baca Juga:

Demikianlah, beragam peran telah dijalankan oleh Indonesia dalam melaksanakan politik luar negerinya. Dalam ASEAN peran itu terlihat sangat menonjol. Selain faktor besarnya jumlah sumber daya manusia dan luasnya wilayah Indonesia, hal itu juga disebabkan strategisnya posisi serta letak Kepulauan Indonesia.  

Bagaimana, semoga bermanfaat yah ilmu PKN mengenai Pengertian ASEAN, Tujuan ASEAN dan peran ASEAN, dan membuat kita semakin bangga dengan Indonesia.


Akibat-Akibat dari Perang Dunia II

Akibat-Akibat dari Perang Dunia II  - Perang Dunia II berdampak luas di bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya. Berikut ini beberapa dampak Perang Dunia II yang berdampak langsung terhadap bidang politik, ekonomi, budaya dan sosial.

Sebelum lanjut ke tulisan mengenai akibat perang dunia II, terlebih dahulu Garda Pengetahuan memberikan penjelasan mengenai sebab terjadinya perang dunia ke 2.

Akibat-Akibat dari Perang Dunia II dan Sebab terjadinya 

A. Sebab-Sebab Perang Dunia II

Perang Dunia II terjadi pada tahun 1939 - 1945, sebagai lanjutan dari Perang Dunia I. Perang ini jauh lebih mengerikan dibandingkan dengan Perang Dunia I. Perang Dunia II wilayahnya jauh lebih luas, hampir semua negara terlibat dalam perang besar ini. Meletusnya Perang Dunia II dilatarbelakangi oleh beberapa hal yang dapat digolongkan menjadi dua, yaitu sebab-sebab umum dan sebab-sebab khusus.

1. Sebab-Sebab Umum
Berikut ini adalah sebab-sebab umum terjadinya Perang Dunia II.
1) Adanya politik Revanche of Idea Jerman, yaitu politik balas dendam atas kekalahan pada Perang Dunia I.
2) Politik mencari kawan yang menimbulkan blok-blok antarnegara.
3) Adanya perlombaan senjata antarnegara untuk memperkuat diri.
4) Timbulnya paham yang saling bertentangan, yaitu paham fasis, liberalis, dan komunis.
5) Timbulnya perluasan wilayah (ekspansi) di bidang ekonomi, Libensraum (Jerman), Irredenta (Italia), dan Hakko I Chiu (Jepang).
6) Kegagalan LBB dalam usaha menciptakan perdamaian dunia.

2. Sebab-Sebab KhususSebab khusus Perang Dunia II adalah serangan Jerman terhadap Kota Danzig (sekarang bernama Gdanks) yang terletak di negara Polandia, di tepi Laut Baltik. Serangan Jerman terhadap kota Danzig dilakukan pada tanggal 1 September 1939 yang menggunakan taktik serangan kilat (blitzkrieg) dan kendaraan lapis baja dengan pengeboman yang efektif. Polandia tidak tinggal diam, sehingga pecahlah perang antara Jerman melawan Polandia. Pada tanggal 3 September 1939 Prancis dan Inggris membela Polandia dengan mengumumkan perang kepada Jerman, sehingga perang pun cepat menjalar di kawasan Eropa.  
Sebab-Sebab Perang Dunia II
Gambar Serangan blitzkrieg pada tanggal
1 September 1939 oleh Jerman, menargetkan
jawatan kereta api Tczew, Polandia
 
Sumber: Encarta Encyclopedia, 2006  
Baca Juga:

B. Akibat-Akibat dari Perang Dunia II 

a. Bidang Politik
1) Amerika Serikat keluar sebagai negara pemenang dan berkembang menjadi negara adikuasa.
2) Uni Soviet/Rusia berubah menjadi kekuatan raksasa super power menjadi pesaing Amerika Serikat.
3) Perebutan hegemoni antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet karena perbedaan paham yang kemudian berkembang menjadi Perang Dingin.
4) Munculnya negara-negara nasional yang besar pengaruhnya bagi perjuangan bangsa Asia - Afrika untuk memperoleh kemerdekaan.
5) Munculnya politik aliansi yang berdasarkan kepada Collective Security, sehingga timbul organisasi pakta pertahanan seperti NATO, PAKTA WARSAWA, ANZUS, SEATO, dan METO.
6) Persaingan antara AS dan Uni Soviet mengakibatkan beberapa negara terpecah seperti Korea menjadi Korea Utara dan Korea Selatan; Jerman menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur; Vietnam menjadi Vietnam Utara dan Vietnam Selatan.

b. Bidang Ekonomi
1) Perekonomian dunia mengalami kekacauan.
2) Amerika Serikat muncul sebagai negara kreditur.
3) Jerman dan Jepang tumbuh menjadi negara industri.

c. Bidang Sosial
Akibat banyaknya korban perang, mendorong masyarakat dunia membentuk United Nation Relief Rehabilitation Administration (UNRRA). Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh UNRRA antara lain membantu makanan bagi orang-orang yang terlantar, mengurus para pengungsi akibat perang, mendirikan rumah sakit dan balai pengobatan, serta mengerjakan kembali tanah pertanian yang rusak akibat perang.

d. Bidang Budaya
1) Ilmu pengetahuan berkembang pesat dan menghasilkan teknologi yang lebih maju.
2) Lahirnya PBB/UNO menggantikan LBB.  

Cukup sekian ilmu sejarah yang telah terjadi yang merupakan bagian dari masa lalu dunia yaitu perang dunia ke 2 dan Akibat-Akibat dari Perang Dunia II. Semoga bermanfaat yah.

Tuesday, 9 May 2017

Peta Konsep Ketenagakerjaan

Peta Konsep Ketenagakerjaan - Dengan peta konsep ketenagakerjaan ini bisa membantu kita untuk memahami bagaimana sebenarnya tenaga kerja itu dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Tentunya Anda sering melihat baik di media massa, baik elektronik maupun cetak berita ketenagakerjaan. Di Indonesia, banyak angkatan kerja yang tidak bekerja disebabkan keahlian yang mereka miliki jauh dari apa yang diharapkan oleh setiap instansi perusahaan. Selain itu, lapangan pekerjaan pun semakin terbatas sebagai akibat adanya efisiensi di lingkungan perusahaan. Hal tersebut mengakibatkan para pencari kerja yang ada di Indonesia banyak yang memutuskan untuk menjadi

Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Bagaimana dampaknya terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, jika hal tersebut masih terus terjadi di Indonesia? Pada bab ini, Anda akan mendapatkan materi ketenaga kerjaan, tujuan pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi. Sehingga, Anda diharapkan dapat menentukan pilihan setelah Anda lulus sekolah dan salah satu modal dasar pembangunan adalah penduduk yang besar dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang tinggi.  

Peta Konsep Ketenagakerjaan

Peta Konsep Ketenagakerjaan
Peta Konsep Ketenagakerjaan
Baca Juga
Jumlah penduduk yang besar bagi suatu negara tidak selalu menjadi modal pembangunan karena tidak semua penduduk memiliki kemampuan untuk menghasilkan. Oleh karena itu, mendapat kesempatan untuk bekerja (demand for labor) merupakan hal penting bagi setiap orang yang hendak bekerja, karena orang yang bekerja berarti memiliki penghasilan.
Dengan bekerja, orang akan memperoleh uang untuk membiayai kebutuhan hidupnya bersama keluarganya. Untuk itu, semua anggota masya rakat yang sudah dewasa harus memperoleh kesempatan kerja dan dapat memilih pekerjaan tertentu sesuai dengan bakat dan keahliannya.
Di Indonesia, setiap warga negara bebas untuk mendapat pekerjaan yang layak. Hal itu diatur dalam UUD 1945 Pasal 27 ayat 2 yang berbunyi, “Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”. Berdasarkan Undang-Undang Dasar tersebut, jelas bahwa pemerintah Indonesia bertanggung jawab atas penciptaan kesempatan kerja serta perlindungan terhadap tenaga kerja sehingga setiap warga negara dapat hidup layak.  

Baiklah, dengan ini garda pengetahuan telah memberikan informasi mengenai Peta Konsep Ketenagakerjaan, semoga bermanfaat yah wahai para penuntut ilmu.

Peta Konsep Lingkungan Hidup

Peta Konsep Lingkungan Hidup - Peta konsep lingkungan hidup membantu kita untuk memahami lingkungan hidup manusia yang hidup berdampingan dengan alam. Manusia memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Akibat dari adanya pemanfaatan sumber daya alam
berpengaruh terhadap kualitas lingkungan hidup.

Lingkungan hidup merupakan akumulasi dari interaksi berbagai faktor yang terkandung dalam lingkungan biotik dan abiotik. Lingkungan biotik merupakan kesatuan makhluk hidup, seperti mikroorganisme, manusia, tumbuhan, dan hewan. Adapun lingkungan abiotik merupakan kondisi yang terdapat di lingkungan sekitar berupa benda mati, seperti mineral, batuan, tanah, air dan udara.

Dewasa ini sering terjadi bencana dan kerusakan pada alam salah satunya bencana kebakaran hutan. Coba Anda sebutkan, bencana-bencana apa lagi yang dapat merusak lingkungan hidup? Faktor-faktor apa yang mempengaruhinya? Bagaimana dampaknya dalam kehidupan sehari-hari? Upaya-upaya apakah yang dilakukan dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup?  

Peta Konsep Lingkungan Hidup

Peta Konsep Lingkungan Hidup
Peta Konsep Lingkungan Hidup
Manusia merupakan salah satu unsur lingkungan yang termasuk dalam komponen biotik, selain hewan dan tumbuhan. Di samping itu terdapat komponen abiotik, berupa benda-benda mati dan kondisi wilayah yang terdapat di sekitar manusia, seperti batuan, tanah, dan mineral yang secara langsung maupun tidak mempengaruhi pola perilaku dan tatanan hidup manusia.
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya manusia senantiasa berinteraksi dengan lingkungannya. Sebagai contoh dalam proses pembangunan untuk mencapai kesejahteraan, manusia mengubah, mengolah, dan memanfaatkan potensi sumber daya yang terkandung dalam lingkungan semaksimal mungkin. Di lain pihak, lingkungan juga memiliki batas kemampuan daya dukung. Jika proses eksploitasi sumber daya yang terkandung dalam lingkungan ini melewati kapasitas daya dukungnya dapat menimbulkan penurunan kualitas bahkan menimbulkan kerusakan lingkungan.
Bentuk-bentuk kerusakan lingkungan yang saat ini dirasakan antara lain kenaikan suhu bumi akibat akumulasi gas rumah kaca (karbonmonoksida yang menyelimuti atmosfer) dan penipisan lapisan ozon stratosfer pada beberapa wilayah atmosfer bumi, kerusakan terumbu karang, banjir, tanah longsor, dan bentuk-bentuk kerusakan lainnya.  

Apa yang dimaksud dengan lingkungan hidup?

Pengertian dan Unsur Lingkungan Hidup | Lingkungan hidup adalah wilayah di sekitar manusia dengan berbagai macam komponen yang terkandung di dalamnya, baik komponen hidup maupun tidak hidup yang berpotensi dalam menopang kebutuhan manusia. Hal ini sesuai dengan pengertian yang terkandung dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.  

Baca Juga:

Menurut undang-undang tersebut lingkungan hidup didefinisikan sebagai kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Secara umum, unsur lingkungan dibedakan menjadi dua, yaitu lingkungan biotik dan lingkungan abiotik.  

Nah, Garda Pengetahuan sudah memberi tahu info tentang Peta Konsep Lingkungan Hidup nih, semoga bermanfaat yah.

Sunday, 7 May 2017

Perbedaan Kekebalan Bawaan dan Kekebalan Adaptasi

Perbedaan Kekebalan Bawaan dan Kekebalan Adaptasi - Sistem kekebalan atau sistem imun (bahasa Inggris: immune system) adalah sistem pertahanan sebagai perlindungan terhadap infeksi dari makromolekul asing atau serangan patogen, termasuk virus, bakteri, protozoa dan parasit. Sistem imun juga berperan dalam perlawanan terhadap protein tubuh dan molekul lain seperti yang terjadi pada autoimunitas, dan melawan sel yang bertransformasi menjadi tumor.

Baca Dulu:


Pertahanan awal terhadap organisme asing adalah jaringan terluar dari tubuh yaitu kulit, permukaan mukosa pencernaan, dan permukaan mukosa saluran pernapasan. Sistem tersebut memiliki banyak sel termasuk makrofag dan neutrofil (keduanya adalah fagosit) yang siap melumat organisme lain pada saat terjadi penetrasi pada permukaan kulit. Pertahanan kedua adalah sistem imun adaptif.

Perbedaan Kekebalan Bawaan dan Kekebalan Adaptasi

A. Kekebalan Bawaan

Kekebalan bawaan disebut juga kekebalan tidak spesifik. Kekebalan ini merupakan garis utama tubuh yang pertama melawan semua agen asing yang masuk ke dalam tubuh. Alat yang menghalangi dalam imunitas bawaan, seperti kulit, air mata, mukus, dan air ludah yang mencegah laju peradangan setelah terjadi luka atau infeksi. Mekanisme kekebalan bawaan adalah menghalangi masuknya dan penyebaran penyakit, tetapi jarang mencegah penyakit secara keseluruhan.  
Perbedaan Kekebalan Bawaan dan Kekebalan Adaptasi
Perbedaan Kekebalan Bawaan dan Kekebalan Adaptasi


B. Kekebalan Adaptasi

Kekebalan ini disebut juga dengan kekebalan spesifik, jika garis pertama kekebalan tubuh mendapat serbuan maka sel, molekul dan organ dari sistem imun menghasilkan suatu imun yang spesifik untuk melawan agen yang disesuaikan dengan jenis agen penyerang tersebut. Sehingga, sistem imun ini akan bekerja untuk melawan bila agen asing menyerang lagi. 

Kemampuan sistem imun dalam memberikan respon pada penyakit tergantung pada interaksi yang komplek antara komponen sistem imun dan antigen yang merupakan agen agen patogen atau agen penyebab penyakit. Antigen merupakan bahan-bahan asing yang masuk ke dalam tubuh. Jaringan dan organ yang berperan dalam sistem imun berada di bagian seluruh tubuh. Pada manusia dan mamalia lain, organ-organ pusat sistem imun adalah sumsum tulang.
Sumsum tulang yang ada dalam tulang mengandung sel sel batang yang menghasilkan atau memproduksi sel-sel darah, salah satunya adalah sel darah putih. Masih ingatkah kamu macam-macam sel darah putih? Sel darah putih yang memiliki peranan utama dalam sistem imunitas atau kekebalan tubuh adalah limfosit yang akan berkembang menjadi makrofag. Perkembangan limfosit menjadi makrofag dilakukan oleh monosit 

Nah, itulah ilmu biologi dari Garda Pengetahuan tentang Perbedaan Kekebalan Bawaan dan Kekebalan Adaptasi, mudah-mudahan ilmunya bermanfaat. Ingat jangan nyontek.  

Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh


Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh - Sistem pertahanan tubuh, ibarat tentara sebuah negara yang bertugas untuk mencegah dan melindungi negara dari serangan pihak-pihak asing yang menyerang, merusak, dan menguasai negara tersebut. 



Manusia dan hewan memiliki sistem pertahanan tubuh yang disebut sistem kekebalan tubuh atau imunitas. Setelah mempelajari bab ini, kamu akan mengetahui sistem kekebalan tubuh. Mari cermati uraiannya. 

Nah berikut ini Garda Pengetahuan menyajikan Peta Konsep yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh

Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh
Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh
Baca Juga:


Mekanisme Sistem Kekebalan Tubuh  
Sistem imun atau kekebalan tubuh merupakan sekelompok sel, molekul, dan organ yang bersama-sama secara aktif mempertahankan tubuh dari serangan benda-benda asing yang menyebabkan penyakit, seperti virus, bakteri, dan jamur.

Kesehatan tubuh tergantung kemampuan sistem imun dalam mengenal, menolak dan menghancurkan bibit-bibit penyakit tersebut. Kemampuan ini disebut respon imun.

Respon imun memiliki dua mekanisme, yaitu respon imun yang dilakukan oleh sel-sel darah putih (lewat sel) dan respon imun yang dilakukan oleh molekul protein yang tersimpan di dalam limfa dan plasma darah yang disebut antibodi. Respon imun yang dilakukan oleh antibodi disebut juga respon humoral (imunitas humoral). Kekebalan tubuh dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu kekebalan bawaan (innate immunity) dan kekebalan perolehan atau adaptasi. Untuk lebih mengetahui kedua tipe kekebalan tubuh tersebut, mari cermati uraian berikut ini.  

Itulah informasi mengenai Peta Konsep Sistem Kekebalan Tubuh. semoga bermanfaat yah.